Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Dirjen PAUD dan Dikmas: Selamat untuk BP PAUD dan DIkmas Sumut yang Telah Mencanangkan WBK

Dirjen PAUD dan Dikmas: Selamat untuk BP PAUD dan DIkmas Sumut yang Telah Mencanangkan WBK
Penandatanganan Komitmen Pencanangan Wilayah Bebas Dari Korupsi Di BP PAUD dan Dikmas Sumatera Utara

16 Agustus 2017 09:42:03

Sumatera Utara, PAUD dan Dikmas - Dirjen PAUD dan Dikmas, Inspektur 1 Itjen Kemendikbud, dan Kepala BP PAUD dan Dikmas Sumatera Utara kemarin (15/08/17) melakukan penandatangan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di BP PAUD dan Dikmas Sumatera Utara. Dalam arahannya, Dirjen PAUD dan Dikmas Harris Iskandar menyampaikan bahwa modus korupsi di bidang Pendidikan masih sangat banyak, seperti penggelapan, mark up, pemotongan anggaran, kegiatan/proyek fiktif, penyalahgunaan angagran, penyimpangan anggaran, pungutan liar, laporan fiktif, dan pengadaan barang tidak sesuai spesifikasi. “Berdasarkan data yang saya dapatkan, modus korupsi dibidang Pendidikan yang paling banyak yaitu terkait dengan penggelapan dengan jumlah 106 kasus, setelahnya disusul dengan Mark UP dengan jumlah 59 Kasus”, ujar Harris. Selain itu, Harris Iskandar juga menegaskan bahwa 7 Nilai Budaya Kerja Dilingkungan Kemendikbud harus di terapkan di seluruh Unit Utama ataupun Unit Pelaksana Teknis yang ada di daerah. “Nilai Budaya Kerja Kemendikbud yaitu 1) Memiliki Integritas, 2) Kreatif dan Inovatif, 3) Inisiatif, 4) Pembelajar, 5) Menjunjung Tinggi Meritokrasi, 6) Terlibat Aktif, 7) Tanpa Pamrih harus diterapkan di Unit Pelaksana Teknis PAUD dan Dikmas” tegas Harris. Dalam penutupannya, Harris tidak lupa mengucapkan selamat kepada Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Sumatera Utara yang telah mencanangkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Diharapkan Pencanangan ini dapat diikuti oleh balai-balai yang lain. “Selamat kepada BP PAUD dan Dikmas Sumut atas pencanangan WBK, seemoga Balai yang lain dapat mengikuti pencanangan ini” tutup Harris. (Tim Warta/ARF/KS)Semua Berita